Pelacur Malam

Sajak: Hasan Albana

Indah berkecapung derita.
hanya itu yang ia rasakan

setiap suara yang keluar dari mulutnya
adalah ancaman baginya
tak ada pilihan. kecuali merayu,
meski harus berbohong

kasih sayang hanya sebuah semu,
dan ia harus menggadaikan
martabat dan kemaluannya
demi sesuap nasi dipinggiran jalan

terkadang, dia harus lari
maengejar agin yang tak mesti.
bahkan harus bersembunyi
ketika ada tikus-tikus berseragam

Yogyakarta, 2011

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons